Jumat , 19 May 2017, 15:53 WIB

Stasiun Televisi Diserang, Afghanistan: 102 Militan Telah Terbunuh

Red: Teguh Firmansyah
VOA
Gerakan ISIS (ilustrasi)
Gerakan ISIS (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Sehari setelah serangan mematikan di statiun TV pemerintah oleh ISIS, pasukan Afghanistan mengklaim telah menewaskan 102 militan dalam 24 jam terakhir.  Sebanyak 15 di antaranya merupakan anggota pro-ISIS.

Brigadir Sher Agha, juru bicara Tentara Nasional Afghanistan (ANA) mengatakan kepada Anadolu, Kamis (18/5), sebanyak 15 milisi pro-Daesh (ISIS) tewas dalm operasi pembersihan di Provinsi Nangarhar.

Adapun Kementerian Pertahanan menyebut 87 milisi bersenjata telah terbunuh dan 27 terluka dalam operasi kontra terorisme di 18 dari total 34 Provinsi di Afghanistan.

Sebelumnya pada Rabu, sebanyak 10 orang, termasuk empat penyerang, terbunuh dan serangan bersenjata dan bom di stasiun Televisi Radio Afghanistan (RTA) di Kota Jalalabad, Nangarhar.  Selama ini Nangarhar kerap menjadi sasaran pemberontakan ISIS. Dalam pernyataannya mereka telah mengklaim bertanggung jawab.

Baca juga,  ISIS Kehilangan Kunci Sumber Air Bersih di Suriah.