Selasa , 14 November 2017, 19:37 WIB

Presiden Lebanon Sambut Keinginan Hariri yang Ingin Pulang

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Teguh Firmansyah
AP
Presiden Lebanon Michel Aoun.
Presiden Lebanon Michel Aoun.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Presiden Lebanon Michel Aoun menyambut baik pengumuman Perdana Menteri Saad Hariri yang berencana untuk kembali Lebanon. Hariri saat ini berada di Arab Saudi sejak pengumuman pengunduran dirinya.
 
“Diplomasi yang dilakukan Lebanon untuk menghapus ambiguitas mengenai status Perdana Menteri  Saad Hariri di Arab Saudi membuahkan hasil yang positif,” kata Presiden dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Middle East Monitor, Selasa (14/11).

Aoun juga mengungkapkan persatuan rakyat Lebanon selama beberapa hari terakhir sejak pengunduran diri Hariri. “Lebanon adalah negara yang berdaulat dan independen dan keputusannya bebas, yang membuat negara-negara di seluruh dunia mengalihkan perhatiannya kepada keamanan dan stabilitas politik di dalamnya,” tambahnya.

Dalam sebuah wawancara televisi pada Ahad (12/11) waktu setempat, Hariri mengatakan bahwa dia akan kembali ke Lebanon dalam beberapa hari, bukan berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Untuk menyelesaikan prosedur konstitusional untuk pengunduran dirinya.

Hariri mengumumkan pengunduran dirinya pada 4 November saat berkunjung ke Arab Saudi. Dia juga mengatakan bahwa dia meyakini ada rencana untuk membunuhnya. Akan tetapi Aoun tidak menerima keputusan Hariri tersebut, sampai dia kembali ke Lebanon untuk menjelaskan posisinya.