Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Mesir Tutup Gaza Sementara Menyusul Aksi Penculikan Aparatnya

Senin 12 Jan 2015 19:26 WIB

Rep: C84/ Red: Julkifli Marbun

Perbatasan Rafah

Perbatasan Rafah

Foto: AP/Adel Hana

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Pemerintah Mesir dilaporkan membatalkan keputusan untuk membuka perbatasan Rafah dengan Jalur Gaza selama tiga hari ke depan.

Direktur penyeberangan Gaza, Maher Abu Sabha, mengatakan bahwa Mesir membuat keputusan setelah diculiknya seorang petugas keamanan di Kota Sinai.

"Sayangnya penderitaan puluhan ribu warga Gaza, termasuk pasien, mahasiswa, pemegang visa dan istri akan terus berlanjut," ujarnya kepada Maan News, Senin (12/1).

Abu Sabha mengutuk penculikan itu dan mengatakan bahwa tindakan tersebut langsung merugikan warga Palestina di Gaza.

Blokade yang dilakukan Israel dan juga ketatnya perbatasan Rafah telah menyebabkan krisis kemanusiaan dan menyulitkan masuknya bahan bangunan yang akan digunakan warga Gaza membangun kembali kotanya pasca serangan Israel tahun lalu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA