Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Ulama Suni Lebanon ini Ungkap Fakta Sepak Terjang Hizbullah

Senin 11 Apr 2016 07:42 WIB

Red: Nasih Nasrullah

Syekh  Abd an-Nashir Jabiri

Syekh Abd an-Nashir Jabiri

Foto: Nashih Nashrullah Republika

REPUBLIKA.CO.ID, Lebanon, negara seluas 14.452 km persegi itu, memiliki pengalaman panjang mengelola perbedaan untuk menghadapi musuh bersama, penjajah. Negara yang berbatasan dengan Suriah di utara dan timur serta Israel di selatan ini bahkan, hingga kini, tampak begitu kompak dan masih bersitegang dengan Zionis Israel.

Menurut Sekjen Harakah Ummah, Syekh Abd an-Nashir Jabari, rakyat Lebanon bahu-membahu untuk melakukan perlawanan terhadap Zionis Israel. Mereka bergabung dalam muqawamah di berbagai levelnya. Tak terkecuali Hizbullah yang bermazhab Syiah di Lebanon Selatan.

Tidak hanya militer, tetapi juga politik melalui pemutusan hubungan diplomatik, hingga ekonomi. “Kita bersatu melawan Israel tanpa memperhatikan latar belakangnya,” tutur tokoh asli Lebanon yang bermazhab Suni ini.

Berikut perbincangan wartawan Republika, Nashih Nashrullah, dengan sosok yang juga menjabat sebagai Rektor Sekolah Tinggi Dakwah, Beirut Lebanon itu, di sela-sela kunjungannya ke Indonesia, beberapa waktu lalu:
 

Negara Anda cukup kuat dan solid melawan Zionis Israel?
Di Lebanon, kita ada gerilya perlawanan (muqawamah). Gerilya ini terdiri dari berbagai lapisan masyarakat Lebanon. Perlawanan terhadap Zionis oleh rakyat Lebanon juga beragam, tak hanya militer, ada pula mulai dari level sipil, pemutusan hubungan diplomatik, propaganda media, dan lainnya. Rakyat Lebanon semua melawan Zionis.

Namun, karena di Lebanon Selatan kebanyakan adalah putera-puteri Syiah, mereka membentuk perlawanan yang disokong oleh Iran dan mendapat dukungan segenap rakyat Lebanon.

Iran menawarkan bantuan senjata kepada Lebanon tetapi ditolak karena tekanan dari AS. Iran tak hanya menyokong Hizbullah, tetapi juga berada di balik berbagai macam perlawanan terhadap Zionis Israel.

Hizbullah memang memiliki kelebihan dengan kemampuan militer mereka. Mereka pun dipercaya untuk mengelola urusan militer melawan Zionis. Masih ada kawasan yang diduduki Israel, yaitu Mazari’ Sab’ah, Lebanon  Selatan. Hizbullah asli Lebanon  dan memiliki perwakilan di pemerintahan dan DPR.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA