Senin 18 Sep 2023 16:23 WIB

Bulgaria Kirim Tim Periksa Drone yang Jatuh di Pinggir Pantai Laut Hitam

Drone tersebut memiliki sebuah kontainer dengan bahan peledak di dalamnya.

Rep: Lintar Satria/ Red: Nidia Zuraya
Pesawat tanpa awak (Drone). Ilustrasi.
Pesawat tanpa awak (Drone). Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SOFIA -- Kementerian Pertahanan Bulgaria mengatakan mereka mengirim unit khusus untuk memeriksa dan menonaktifkan drone yang membawa bahan peledak yang mendarat pada hari Ahad (17/9/2023) malam di kota Tyulenovo, Laut Hitam.

Kementerian mengatakan setelah pemeriksaan, tim dari Bulgaria yang merupakan anggota Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) akan memutuskan bagaimana cara membuangnya. Dalam pernyataannya kementerian menambahkan tim tersebut dikirim atas permintaan pemerintah daerah.

Baca Juga

Kota wisata Tyulenovo terletak 70 kilometer dari perbatasan Rumania dan di seberang lautan dari Krimea. Media Bulgaria melaporkan sebuah pesawat tak berawak yang membawa bahan peledak mendarat pada Ahad malam.

Mengutip beberapa saksi mata situs berita Nova.bg melaporkan drone tersebut memiliki panjang antara 3 hingga 3,5 meter. Nova.bg menambahkan drone tersebut memiliki sebuah kontainer dengan bahan peledak yang terpasang di dalamnya.

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement