Rabu , 13 September 2017, 10:19 WIB

Pemerintah Negara Ini Usir Dubes Korea Utara

Rep: Marniati/ Red: Bilal Ramadhan
EPA-EFE / KCNA
Rudal Korea Utara Hwasong-14
Rudal Korea Utara Hwasong-14

REPUBLIKA.CO.ID, LIMA -- Pemerintah Peru mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya mengusir duta besar Korea Utara karena penolakan negara tersebut untuk mengindahkan seruan dunia untuk mengakhiri program nuklirnya.Kementerian Luar Negeri Peru menjelaskan, Duta Besar Korea Utara, Kim Hak-Chol, memiliki waktu lima hari untuk meninggalkan Peru.

Awal bulan ini Korea Utara meluncurkan uji coba bom nuklir terbesarnya, yang memicu kecaman global. Peru menekankan bahwa mereka berkomitmen untuk solusi damai atas perselisihan yang terjadi. Peru juga akan patuh terhadap resolusi yang disahkan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Peru mengatakan akan melaksanakan semua upaya diplomatik yang ditujukan untuk penghapusan senjata nuklir di semenanjung Korea Utara. Keputusan Peru menyusul langkah serupa oleh Meksiko pekan lalu dan seruan wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence bulan lalu agar negara-negara Amerika Latin mengisolasi Pyongyang.Kedubes Korea Utara di Lima menolak berkomentar terkait hal ini.