Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Angkatan Bersenjata Jerman Tunda Latihan di Irak

Rabu 15 May 2019 22:26 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nashih Nashrullah

Tentara Jerman

Tentara Jerman

Foto: alarabiya
Jerman menunda latihan di Irak karena ketegangan di kawasan meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN— Jerman menunda operasi latihan militer di Irak. Pada Rabu (15/5) juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan penundaan ini disebabkan meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut. 

Baca Juga

Jerman sendiri tidak mengindikasi akan ada serangan yang didukung Iran. Juru bicara Kementerian Pertahanan itu menambahkan program latihan dapat dilanjutkan dalam beberapa hari kedepan. 

Situs berita Focus melaporkan keputusan itu sudah diambil dalam koordinasi dengan Irak selaku negara rekanan. Latihan militer itu bertujuan untuk melawan ISIS di kawasan tersebut. 

Juru bicara untuk Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan ada 160 pasukan bersenjata Jerman yang terlibat dalam latihan di Irak. Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat (AS) mengerahkan banyak aset militer mereka ke sana. 

Pada Kamis (9/5) lalu dua pejabat pemerintah AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan ada dua kapal induk bomber yang rencananya akan dikerahkan ke kawasan itu. Salah satu pejabat mengatakan mereka tengah membahas untuk kembali memasang sistem pertahanan Patriot di Timur Tengah.

Menurut pemerintah Presiden AS, Donald Trump, ancaman dari Iran semakin menguat. Pemerintah AS belum menjelaskan dengan rinci seperti apa ancaman Iran. 

Tapi pejabat pemerintah AS mengatakan salah satu elemennya Iran menempatkan misil di perahu kecil di pinggir pantai, memicu kekhawatiran Teheran mungkin bersiap menyerang pasukan atau kepentingan AS di kawasan. 

Sementara pada hari Selasa (14/5) lalu Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Teheran tidak ingin berperang dengan Amerika Serikat. "Tidak akan ada perang, bangsa Iran telah memilih jalur perlawanan, baik kami maupun mereka tidak mencari perang, mereka hal itu bukan minat mereka," kata Khamenei. n Lintar Satria/Reuters 

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA