Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Ogah Berteman dengan Qadafi, AS Serahkan Kedubesnya di Libia ke Oposisi

Rabu 10 Aug 2011 09:41 WIB

Red: Stevy Maradona

Muammar Qadafi

Muammar Qadafi

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON-- Amerika Serikat mengatakan, Selasa, mereka telah menyerahkan kedutaan besar Libya di Washington pada Dewan Transisi Nasional (NTC). Langkah ini sebagai upaya Washington mengakui NTC sebagai pemerintah defakto Libya.

"Itu benar," kata juru bicara Deplu AS Victoria Nuland pada wartawan ketika ditanya apakah AS telah menyerahkan kedutaan besar Libya pada NTC pemberontak.

Wakil Nuland, Mark Toner, mengatakan AS dan NTC telah menandatangani dokumen yang menyerahkan kedutaan besar -- yang sebelumnya diwakili rezim Muamar Gaddafi -- ke pemberontak yang bermarkas di kota pelabuhan Benghazi di Libya timur.

Penyerahan itu terjadi pekan lalu, katanya. Pada pertemuan bulan lalu di Istanbul, AS dan negara-negara besar lainnya telah mengakui NTC sebagai "otoritas pemerintah yang sah di Libya" hingga pemerintah sementara dibentuk.

Ali Aujali, yang diangkat sebagai duta besar Libya, telah membelot dari rezim Gaddafi pada Februari ketika kekerasan meletus dan menggabungkan dirinya dengan NTC. Tidak jelas dengan segera apakah Aujali akan memimpin misi baru itu. Tidak jelas juga apakah kedutaan besar itu sekarang telah dengan staf yang disusun NTC karena telpon AFP ke gedung itu tidak dijawab.

AS telah mengumumkan pada 10 Maret lalu bahwa negara itu telah menutup kedubes Libya di Washington, beberapa pekan setelah mereka menarik para diplomat mereka dari kedutaan besar AS di Tripoli karena pasukan Gaddafi telah menggunakan kekerasan terhadap pemberontakan pro-demokrasi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA