Rabu , 20 September 2017, 16:15 WIB

Gempa Meksiko Tewaskan Hampir 250 Orang

Rep: Marniati/ Red: Bilal Ramadhan
EPA-EFE / Jorge Nunez
Tim penyelamat berusaha mengevakuasi korban dari bangunan yang runtuh akibat gempa 8,2 SR  di kota Juchitan, Oaxaca, Meksiko,  Sabtu (9/9).
Tim penyelamat berusaha mengevakuasi korban dari bangunan yang runtuh akibat gempa 8,2 SR di kota Juchitan, Oaxaca, Meksiko, Sabtu (9/9).

REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY -- Sebuah gempa kuat telah melanda Meksiko tengah, menewaskan setidaknya 248 orang dan menghancurkan puluhan bangunan di ibu kota, Mexico City.Diansir dari bbc.com, Rabu (20/9), Presiden Enrique Pea Nieto mengatakan lebih dari 20 anak telah meninggal dan 30 lainnya hilang setelah sebuah sekolah ambruk di distrik Coapa, Meksiko, Meksiko.

Gempa 7,1 SR juga menyebabkan kerusakan parah di negara-negara tetangga.Guncangan tersebut melanda sesaat setelah banyak orang mengambil bagian dalam simulasi gempa, tepatnya 32 tahun setelah sebuah gempa membunuh ribuan orang di Kota Meksiko.

Negara ini rentan terhadap gempa bumi dan awal bulan ini sebuah gempa berkekuatan 8,1 di selatan menyebabkan setidaknya 90 orang tewas.Menurut Survei Geologi AS, Pusat gempa terbaru berada di dekat Atencingo di negara bagian Puebla, sekitar 120 km dari Mexico City, dengan kedalaman 51km.

Pekerja darurat, dibantu oleh sukarelawan, bekerja sepanjang malam untuk mencari korban yang terjebak di reruntuhan banguna.Wali Kota Mexico City Miguel Angel Mancera mengatakan bangunan di 44 lokasi telah roboh atau rusak parah. Termasuk supermarket dan pabrik.

Gempa ini juga mengakibat salura listrik da telepon terputus. Pejabat memperingatkan warga untuk tidak merokok di jalanan karena pasokan gas bisa saja bocor. Dalam pidato di televisi, presiden telah mendeklarasikan keadaaan darurat untuk daerah-daerah yang terkena dampak dan militer telah diperintahkan untuk membatu evakuasi.