Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Kanada Tangguhkan Operasi Kedubesnya di Venezuela

Senin 03 Jun 2019 14:33 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Yudha Manggala P Putra

Pagar Kedubes Kanada di Caracas, Venezuela.

Pagar Kedubes Kanada di Caracas, Venezuela.

Foto: Twitter @CanEmbVenezuela
Visa untuk diplomatnya tidak diperbaharui oleh Presiden Nicolas Maduro.

REPUBLIKA.CO.ID, TORONTO -- Kanada menangguhkan operasi kedutaan besarnya di Venezuela pada Ahad (2/6). Penghentian dilakukan karena Presiden Venezuela, Nicolas Maduro tidak akan memperbarui visa untuk para diplomatnya.

Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland mengatakan bahwa Kanada tidak punya pilihan. "Rezim telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi kemampuan kedutaan asing untuk berfungsi di Venezuela, khususnya yang mengadvokasi pemulihan demokrasi di Venezuela," kata Freeland, dilansir dari Voice of America, Senin (3/6).

"Sayangnya, pada akhir bulan ini, diplomat Kanada di Venezuela tidak akan lagi berada dalam posisi untuk memperoleh akreditasi diplomatik di bawah rezim Maduro, dan visa mereka akan berakhir. Oleh karena itu, kami tidak punya pilihan selain menunda sementara operasi kami  di Kedutaan Besar Kanada ke Venezuela, efektif segera," ucap Freeland.

Freeland mengungkapkan, Kanada sedang mengevaluasi status diplomat Venezuela yang ditunjuk oleh rezim Maduro ke Kanada. Di samping itu, Kanada telah memainkan peran penting dalam Lima Group, yang terdiri dari hampir selusin negara Amerika Latin dan Kanada.

Hal ini telah mendorong desakan untuk mengakui anggota parlemen oposisi, Juan Guaido sebagai pemimpin yang sah Venezuela, dan mencari cara untuk menggeser Maduro. Freeland mengatakan, Kanada akan terus berbicara menentang rezim Maduro.

Freeland menghadiri pertemuan Lima Group di New York pada Senin. Amerika Serikat (AS) menarik staf kedutaan yang tersisa dari Venezuela pada Maret, dengan alasan situasi yang memburuk.

Adapun Venezuela berada dalam pergolakan krisis politik, dan sosial bersejarah yang ditandai dengan kekurangan makanan dan obat-obatan. Peristiwa ini telah mendorong tiga juta orang meninggalkan negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Kanada akan terus memberikan bantuan konsuler kepada warga Kanada di Venezuela melalui kedutaan besarnya di Kolombia. Selama beberapa bulan, Kanada telah menyarankan warganya untuk menghindari mengunjungi Venezuela.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA