Sabtu 19 Aug 2023 20:42 WIB

DF-21D, Rudal Cina Khusus untuk Tenggelamkan Kapal Induk

DF-21D bisa bermanuver dan memiliki jangkauan lebih dari 1.500 kilometer.

Rep: Lintar Satria/ Red: Nidia Zuraya
 Rudal Cina (ilustrasi).
Rudal Cina (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, DF-21D (CSS-5 Mod 5) merupakan rudal anti-kapal balistik (ASBM) Cina yang dirancang untuk menenggelamkan kapal induk. Rudal hipersonik ini dapat melaju dengan kecepatan Mach 5 atau lebih. DF-21D juga bisa bermanuver, sehingga sulit bagi kapal untuk mempertahankan diri.

DF-21D diyakini memiliki jangkauan lebih dari 1.500 kilometer yang artinya dapat digunakan untuk menargetkan kapal induk di Pasifik Barat. Rudal ini juga diyakini dilengkapi dengan sistem panduan terminal atau system terminal guidance yang memungkinkannya untuk mengunci targetnya.

Baca Juga

Dikutip dari situs Missile Threat, Sabtu (19/8/2023) pada tahun 1996, Cina mulai mengganti DF-21 dengan versi rudal yang lebih baik yang dijuluki DF-21A. Varian ini memiliki bagian hidung yang dimodifikasi, dan memiliki panjang 12,3 meter dengan diameter tubuh 1,4 m, dan berat peluncuran 15.200 kg. DF-21A memiliki akurasi yang lebih baik dari DF-21 versi sebelumnya asli.

Missile Threat menambahkan rudal ini pertama kali diuji pada tahun 1991. Sejak saat itu, rudal ini sepenuhnya menggantikan versi asli DF-21A sebagai bagian bersenjata nuklir Cina.

Pengembangan DF-21D telah menjadi perhatian besar bagi Amerika Serikat dan sekutunya. Rudal ini berpotensi mengganggu keseimbangan kekuatan di kawasan Asia-Pasifik, dan juga bisa memicu perlombaan senjata.

Amerika Serikat menanggapi pengembangan DF-21D dengan mengembangkan ASBM sendiri, seperti SM-3 Block IIA. AS itu juga telah mengerahkan sistem pertahanan rudal Aegis di Pasifik Barat, yang dirancang untuk menembak jatuh rudal balistik.

Pengembangan DF-21D merupakan terobosan bidang teknologi rudal. Rudal ini merupakan ancaman yang signifikan bagi kapal induk, dan dapat berpotensi mengubah cara perang dilancarkan.

Fitur kunci DF-21D ...

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement